
Sungai Kapuas Surut dan Kabut Asap, Distribusi Biosolar Hulu Kalbar Diuji
5W+1H - Rincian Kejadian
Distribusi Biosolar ke wilayah hulu Kalimantan Barat menghadapi tantangan ganda: Sungai Kapuas yang surut akibat kemarau panjang dan kabut asap karhutla yang membatasi visibilitas jalan darat.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan (AM ComRel CSR Edi Mangun), Fuel Terminal Manager Sintang (Risky Firmansyah), SPBU di wilayah hulu Kalbar.
Wilayah hulu Kalimantan Barat: Kabupaten Sanggau, Sintang, Melawi, Sekadau, dan Kapuas Hulu; Terminal Penyangga Tayan-Sanggau.
Artikel terbit 19 September 2026 pukul 01:00 WIB; Terminal Penyangga Tayan-Sanggau dioperasikan sejak 8 September 2026.
Kemarau panjang dipengaruhi El Nino menyebabkan debit Sungai Kapuas surut, menghambat akses kapal suplai ke Fuel Terminal Sintang dan terminal alternatif Sanggau. Kabut asap karhutla menambah tantangan distribusi darat.
Pertamina mengoperasikan Terminal Penyangga Tayan-Sanggau sebagai titik suplai tambahan untuk sistem direct loading dari kapal ke mobil tangki. Pengiriman disesuaikan dengan kondisi lapangan dan keselamatan, berkoordinasi dengan Pemprov dan Pemkab setempat.


