
Sungai Kapuas Surut, Pertamina Optimalkan Terminal Penyangga Tayan
5W+1H - Rincian Kejadian
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengoperasikan Terminal Penyangga Tayan–Sanggau sebagai titik suplai tambahan untuk memperkuat penyaluran Biosolar ke wilayah hulu Kalbar menyusul surutnya Sungai Kapuas akibat kemarau panjang dan El Nino.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan; Area Manager Comms & CSR Edi Mangun; Fuel Terminal Manager Sintang Risky Firmansyah; pemerintah provinsi dan kabupaten terkait.
Terminal Penyangga Tayan–Sanggau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat; distribusi menjangkau Sanggau, Sintang, Melawi, Sekadau, dan Kapuas Hulu.
Terminal mulai dioperasikan 8 September 2026; pernyataan resmi 17 September 2026 (Kamis, 12:52 WIB).
Sungai Kapuas surut akibat kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino, menghambat akses kapal suplai ke Fuel Terminal Sintang dan terminal alternatif di Sanggau. Kabut asap karhutla juga mengurangi jarak pandang di jalur darat.
Biosolar dipindahkan langsung dari kapal tanker ke mobil tangki melalui sistem direct loading di dermaga Tayan, kemudian dikirim ke SPBU di wilayah hulu. Jalur ini mempersingkat jarak dibandingkan distribusi sepenuhnya via darat dari IT Pontianak.


