
Kemarau Masih Panjang, Penyaluran Pertalite Kacau, Bupati Sintang Gelar Rapat dengan Pertamina
5W+1H - Rincian Kejadian
Penyaluran BBM bersubsidi (Pertalite) di Kabupaten Sintang kacau: antrean panjang di SPBU, depot Sintang kosong, pengambilan dialihkan ke Depot Pontianak sehingga waktu tempuh membengkak.
Pemkab Sintang (Bupati Gregorius Herkulanus Bala), Forkopimda, Hiswana Migas, OPD; Pertamina Patra Niaga (Sales Branch Manager Kalbar II Fuel Muhammad Bisma Abdillah via Zoom); SPBU Sintang; masyarakat/ekonomi Kabupaten Sintang.
Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Ruang Rapat Sekretaris Daerah Sintang; SPBU se-Kabupaten Sintang; Depot Pertamina Sintang/Pontianak).
Rakor digelar Kamis 3 September 2026; artikel terbit 3 September 2026 pukul 13.30 WIB; krisis berlangsung di tengah kemarau panjang (debit sungai surut).
Kemarau panjang menyebabkan debit sungai surut sehingga distribusi BBM lewat sungai/tongkang ke Sintang terganggu; Depot Sintang kehabisan stok, sementara kebutuhan masyarakat tetap tinggi dan antrean mengular; sistem barcode dinilai belum tertib (\"barcode ecek-ecek\").
Bupati memimpin rakor pengendalian & pengawasan distribusi BBM, meminta Pertamina: menambah mobil tangki, melaporkan pasokan harian, mempertegas aturan barcode, menertibkan SPBU (tolak tangki modifikasi/pengisian berulang), serta pengawasan lapangan bersama aparat penegak hukum. Pertamina menyatakan kuota triwulan III ditambah dan pengambilan dialihkan dari Depot Sintang ke Depot Pontianak.


